Minggu, 08 September 2013

JakJapan Matsuri for the first time

Hellooooo Minna!^^
Hari ini saya tadi pagi mau ke monas(Jak Japan matsuri) tapi sempet hinggap dulu di fx sudirman, karena inget mau ambil Cd Yuuhi wo miteiruka...
Terus juga hari ini kan Pajama Drive Revval Show day 2 nah, berhubung saya juga dapet tiket yaudah tadinya saya mau ajak temen saya teateran, (saya show siang) mulainya jam 11, tapi kita jalan dari rumah saya sekitar jam 10an gitu, mendarat di fx udah jam 10:55 *kalo gasalah, sampai di f4 udah 10:58 udah gitu saya blm ngeprnt bukti kalau saya lolos tiket online-_____-
Tadinya kita mau WL kan, eh udah telat bgt, pas itu Security nya bilang "minggir minggir, cewek mana? cewek duluan" dia bilang gitu deh, berhubung saya sama temen saya(kita berdua cewek) berdiri paling belakang saya sampai jinjit segala, eh ttp gak keliatan-_- yausdah pupuslah harapan kami nntn rs pajadora, daaaan pas mau ambil cd juga antri banyak, kami pergi ke lotte dulu kan, makan disana, selesai makan balik lagi ke fx//mungkin securitynya juga bosen ngeliat saya lagi--" dan masih rame di f4nya huuuhuhuhuhuhuuuu ah yaudahlah mau diapain lagi kan, akhirnya ttp antri di booth merchandise(sampingnya)
selesai ambil cd, langsung cabut ke monas, WE ARE GOING TO JAK JAPAN MATSURI 2013(closing) WOHOOOO!!!!! That was so fun! I had so much fun there! meskipun cuma saya&Sarah hehehe.
jadi pertamanya kita antre dulu kan di tempat masuk jjm itu, terus beli tiket, Tiket JakJapan harga satunya 25k, kita beli 2 otomatis 50k//plak
yaudah terus akhirnya we entered the JAK JAPAN MATSURI 2013!:D ini untuk pertama kalinya saya dan Sarah kesini._. jadi kita cengok gitu(bengong) bingung juga harus apa, ngapain, akirnya kita memutuskan pertama, kita haus, so we have to buy a drink/plak
Tapiiii, matanya Sarah tertuju ke suatu booth jadi kalau dari pintu masuk yang kami lalui*jie booth itu ada di sebelah kiri, tebak apa? YEP! JKT48 BOOTH SHOP OFFICIAL!!!
Sarah Finally got his JKT48's white shirt(I forgot the type) I Bought 1 Uchiwa(Fan/Kipas) pas lagi beli kipas itu ada yg teiak-teriak "Ayok ayok kipasnya, dibeli ya" Terus Sarah bilang "Kayak suaranya Della" saya gak engeh sih, terus 'orang-yang-dikira-Della-JKT48' itu berbalik badan and YEP! SHE S DellaJKT48 wkwk:D
Terus kalo gak salah kami juga liat Delli deh, ya, kalo gaksalah. entah Delli ntah Tata.
pokoknya gitu, terus karena disana ramai, kita beranjak, keliling aja gitu nyari air mineral hhh udah dehidrasi parah ceritanya, finally! saya menemukan Mirai ocha wkwk kita beli paket 1 dapet 3teh+tempat gitu yaudah udah selesai hausnya, kami cari cosplay:D pas lagi cari cosplay ada yang kehilangan iPhone, Blackberry, dan Kunci motor, seluruh JakJapan rusuh hehe, akhirnya kita foto-foto sama para cosplayer, tapi berhubung sangaaaaaaaattttttt ramai, jadi saya fotonya cuma sama bbrp cosplayer:( dan gak sempet foto bareng Sarah:( Tapi Sarah cuma foto sama 2 Cosplayer wkwk, itu juga fotonya pakai handphonenya Sarah/saya gak bawa kamera-.- Baka--"
udah excited bgtbgtbgt, kita liat kayak pas festival nya gitu, dan pas mau di rekam, handphonenya Sarah lowbat --"
Akhirnya kita Pulangggg:D

yaaa jadi hari ini perasaan bener-bener campur aduk, kesel, sedih, seneng, bahagia, capek, semangat! what a complicated day-_-
Tapi saya gak datang AFAID2013:(
Sempet mikir, Datang ke JakJapan aja excitednya udah kayak ginim apalagi ke AFAID? hehe^^
Saya cuma berharap Tahun depan Event ini adalagi^^
Jadi Tahun depan saya berharap, There's still JakJapanMatsuri&AFAID ohiya, revival show juga ingin... :(
Tahun lalu saya tidak datang ke JakJapanMatsuri&AFA, tapi tahun ini saya datag ke JakJapan, Semoga tahun depan bisa ke AFAID&JakJapan ya^^
Sampai bertemu disana:D
Otsukaresamadeshita^^

Sabtu, 20 April 2013

Selamat hari kartini!

Ibu kita Kartini putri sejati putri Indonesia harum namanya
Selamat hari Kartini untuk seluruh wanita Indonesia! walaupun emansipasi tetap aru ingat takdir, seperti kalimat ini:
"Walaupun emansipasi wanita, lakukanlah kodratnya sebagai wanita. Keep your spirit, lads!" -  @melodyJKT48

Ibu kita Kartini, pendekar bangsa, pendekar kaumnya untuk merdeka.

Raden Ajeng Kartini.



 



Greyson Chance FanFiction: Please, stay here(Closing)

_____________
Get into your room, Mine is in frotn of yours" kataku
kemudian dia tersenyum, "Thanks Grey, good night" "Night"sahutku
 _____________
*Carie's POV.
Pagi datang lebih cepat dari ini, dan tadi malam adalah malam yang indah yang pernah kualami, ahh... Andai saja aku masih bisa bersamamu,Grey.
Telepon genggamku berbunyi, tertera caller id 'Mom'
Dengan merubah posisi tiduranku menjadi duduk, aku mengambl handphone ku dan menjawab panggilan itu,
"Hello mom, How are you?" Tanyaku. "Hello Girl, I'm Fine, how about you?" "Me too" sahutku, "How was your night?" "Crazy! It's cool mom, Greyson Very cool! thank for the ticket that you has bought me, I love you Mom" "Love you too dear" sahut mom. "Tomorrow I will go back to Indonesia, Be Ready to pick me and your dad at airport on 07.00am" "Okay, I will pick you!" kemudian aku menoleh kesebelah kiriku, ternyata Cynthia baru bangun dan menanyakan siapa yang sedang menelponku aku jawab mom. dan dia mengisyaratkan su\paya memberikan hanphone ku kepadanya.
Lalu dia berbicara dengan mom, dan, mom menyetujuinya, dia tidak marah, I love you sooooo much Mom.
 "Ini, Your mom is so good, Nicky" katanya "Thank you, Cynthia, you too" "Ah, biasa aja kok, jadi pulang kan hari ini?" No, aku masih ingin bersama Greyson.
"Of course, just as like what you said last night, Cynthia" dia mengangguk.
"Want to use toilet?" tanyanya, "No, aku mau sarapan dulu, sekalian jalan-jalan, aku sarapan duluan boleh?" 
Cynthia mengangguk tersenyum, aku pun keluar kamar dengan pakaian yang sama seperti tadi malam.
dan di lift aku bertemu seseorang, yang benar-benar kucintai
"Good morning sweetie" katanya sambil merangkulku, "Good morning Mr. Chance", kemudian ia menghadapkanku ke wajahnya, dan mengecup keningku sekali lagi. "Don't say if this a good morning kiss" "You know" katanya sambil tersenyum jahil. Lagi-lagi aku merasakan perasaan ini menyeruak, memaksa masuk ke relung hatiku, perasaan nyaman, dan perasaan tidak ingin jauh darinya. "Kau mau kemana?" tanya dia, "I'm going to breakfast, and maybe walkin', how about you?" tanyaku, lagi.
"My stomach very angry with me, so I'm going to Breakfast too, how if we eat together?" tanya Grey.
Yes, and how about we life together? 
"It's okay, dan yang menghabiskan makanannya terlebih dahulu, dialah pemenangnya" sahutku sembari menantang dia, as he did last night. 
"Are you dare?" tanya Grey sambil menarik tanganku untuk masuk ke lift.
"Don't say it, kali ini aku yang akan jadi pemenangnya" kataku. 
"kalau begitu, cepat katakan perintahmu, nona pemenang" kali ini Greyson meledekku 
Don't leave me, stay here with me, forever and always. 
 "Hey, kau sangat ingin mengetahuinya ya? Ayo cepat keluar dari lift ini, dan kita lihat siapa pemenangnya" sahutku berpura-pura tidak memperdulikan dia yang membuat muka seperti ingin tahu. 

"Are you ready?" Tanya Greyson memulai, yang ku jawab dengan anggukan dan senyuman jahil tanda setuju.
"One.. Two... Three" aku menghitung dan langsung melahap sarapanku. 
Dab lagi-lagi 15 menit kemudian, geryson menghabiskan makanannya lebih dahulu. Daripada aku.
Oh kurasa dia amat sangat lapar.
"Oh, dan lagi-lagi aku keluar sebagai pemenang" katanya, kali ini gantian dia yang tersenyum jahil, sambil mencubit pipi milikku, yang baru saja selesai makan.
"Okay, Mr. Pemenang, apa perintahmu, Tuan?" tanyaku sambil bercanda. 
  
 _____________
*Greyson's POV
Pagi ini aku bertemu dengannya, wanita ini selalu saja bisa membuatku tidak berkedip sedikitpun saat bersamanya, karena aku tidak ingin melewatkan setitik pun kebahagiaan bersamanya, kurasa hatiku juga membantu mataku untuk meledekku, kurasa mereka bekerjasama. hatiku berdebar saat melihat dia sedang berjalan untuk menempatkan posisisnya disisiku, dan jantungku berdetak tak karuan saat ia sudah disisiku. Oh, mengapa semua ini terjadi? Ku rasa, aku jatuh cinta dengannya. Dengan gadis yang memilik mata indah berwarna cokelat, aku suka dari gayanya berbicara, cara dia menatapku, cara dia membalas genggaman tanganku, aku suka saat dia menarikku untuk segera masuk lift karena ingin makan, dan bahkan aku suka membiarkan perasaanku melambai sendirian. Dan kali ini, 
aku sarapan bersamanya,seperti kemarin, dinner bersamanya, inilah saat-saat yang sangat kusukai, Selalu bersamanya.
Kami melakukan permainan itu lagi, permainan Dare tanpa truth, dan lagi-lagi, aku keluar sebagai pemenang, dia sedang duduk memperhatikanku di hadapannya yang sedang tersenyum dengan seribu pikiranku tentang Permintaanku kali ini.
"Hello tuan pemenang, apakah kau tidak jadi menyebutkan permintaanmu?" tanyanya dengan gaya usil,
"No, aku baru saja akan menyebutkan permintaanku saat kau mengatakan itu" balasku tak kalah usil.
"Oh, maaf ku pikir kau akan membatalkan rencana aneh mu itu" kataya sambil tersenyum dan menumpukan kepalanya dengan siku sambil menatapku.
"Apa selanjutnya?" tanyanya lagi.

" Please, stay here?" pintaku kali ini.
 

Greyson Chance Fanfiction: Please, Stay here

____________________
Sudah jam 10, Sudah tidak banyak orang berkeliaran disini, I wish he don't wait me now, because I don't like waitin'...
"Carie" I know, His Voice
"Hey Grey, sorry I'm late, there's a little problem"
"It's okay carie... I, I need to talk with you"
"What?..."
 ____________________ 
*Greyson's POV*
No,  I can't say that I love you...
"Uh.m... How about a dinner? Kau pasti lapar sekali ya?" tanyaku
"Iya, kurasa kau lebih lapar Grey" sahutnya sambil mencubit perutku
"Aww... You hurt me sweetie" kataku pura-pura kesakitan.
aku merangkulnya lagi untuk mengajaknya ke restaurant terdekat, sambil berjalan dia berkata 
"Ooops, I'm Sorry my cute little boy" katanya, "Hey... Berarti perkiraanku benar ya if you are older than me" Aku meledeknya.
"Euwh? I'm 16 when 25 is coming, how about you? You're Already 16 when August" katanya balik meledekku, duh, kau sungguh menggemaskan Carie.
"25 November? Saturday, isn't it?" tanyaku "Yep,why?" "No, Because I love you" bisikku pelan.
"What?what did you said?" Kuharap kau tidak mendengarnya. "No, I didn't said anything"
"It's okay Boy, maybe your stomach said it, because I heard that" katanya.
Kami pun memasuki sebuah restaurant dari luar venue terdekat yang masih buka jam segini,dan memesan makanan dari menu, hey... Jam berapa sekarang? God! jam 11.
"Hey girl, where's your home?"tanyaku. "Not too Far, It's okay Grey" "Berapa jam ya kira-kira untuk bisa sampai kerumahmu?" tanyaku "Ten Hours" dia menjawab asal. Grrrrrr, aku mencubit pipinya pelan.
"Seriously! it takes 10 hours to Edmond, want to go there with me, sweetie?" tanyaku, serius.
"No" lagi-lagi dia bercanda, kemudian pesanan datang. 
"Why?" tanyaku, penasaran. "Can you just eat our late dinner, my cute little boy?"
"Kurasa karena kau kelaparan, baiklah, siapa yang bisa menghabiskan makanannya terlebih dahulu, dia pemenangnya, dan yang kalah dapat hukuman" aku menantangnya, karena kurasa aku akan menang, because I'm Hungry.
"Okay, I will be a judge.. 1..2...3!" katanya dan kamipun langsung menyerbu semua yang ada dihadapan kami.
15 menit kemudian, aku menang. 
"Heyyy, stop sweetie, I'm Already Ate my food" kataku sambil menjulurkan lidah
"Cheating" "No" "Yes" "No" "Yes" "No" "Yes" "No" "Yes" "No, sssst" aku meletakkan satu jari telunjuk di bibirnya, "No, and stop it, go eat your food" aku mengehntikan perdebatang kacau itu.
"Yes dad,and already, sekarang, berikan hukumanmu"sahutnya.
"Be my Friend?"

 ____________________ 
"Mau ikut bersamaku dan crew?" tanyaku
"Kemana?"tanya dia "Markas kami" "Where?" "Not too far" 
"Okay"... Kami pun kembali ke venue concert.
"Hey man! You did a great job!" "Thank you sanders, you too, oh and your drum too, bro!" Sanders, drummer di crew ku, melirik ke arah Carie, aku mengerti maksudnya.
"Oh yeah, This is my friend, Nicky Carole" kataku, merekapun berkenalan.
"Hello, I am Nicky Carole, you can call me Nicky or Carole"katanya manis.
"Hello, I am Sanders, Nice to meet you, Nicky" "Nice to meet you, sanders"
"Kalau begitu, aku pergi sebentar ya, kalian berdua sangat cocok, bye"
Ugh, Sanders! kau harus membayar karena sudah membuat wajahku menyemburatkan warna merah merona.
"Ohh, Ignore him please,Ayo kedalam, Cynthia pasti mencariku"
"Cynthia?" "Yes, perempuan yang tadi bersamamu, dia manajerku" dia mengangguk tanda mengerti
"Greysooooonnnn!" "you see? Cynthia will search me" "You right Grey" katanya tertawa kecil.
"Where are you go?" tanyanya sambil melirik Carie. My sweetheart.
"Not from yet, just a late dinner with Nicky Carole" ucapku yang dibuntuti oleh anggukan dari carie.
"Okay, kau belum pulang, Nicky?" dia menggeleng tanda sebagai jawaban atas pertanyaan Cynthia.
"Hey, tampaknya kau takut denganku, C'mon girl I'm fine" Cynthia tersenyum menenangkan Carie.
"Cynthia, can we take carie to hotel? you will be accompany her, I Think Carie's house is far from here"
"Who's Carie?" "Nicky Carole" shautku, aku lupa, Carie bilang, hanya aku yang memanggilnya dengan sbeutan seperti itu,  "Oh God, kau baru saja mengenalnya, dan sudah memanggilnya dengan panggilan khusus?" katanya sambil melirik Carie yang sedang terkekeh ringan. "No, Sounds good" kataku mengelak.
"Okay, Where's your House Carie?" "Not too far" lagi-lagi begitu jawabannya.
"It's Okay, How long it take to get there?" "1 or 2 hours" jawabnya serius kali ini.
"How's your parents?" Tanya Cynthia. "They are Is working on Netherland now, and I'm their one and only daughter here, I'm alone in home, why?" tampaknya carie sudah mulai bosan, haha aku harus membantunya.
"Hey, biarkan saja, untuk apa kau menanyakan urusan pribadinya?" tanyaku dengan tampang seperti -___-
"Ohmmm, sorry, okay, It's far from here, you'll with me tonight, and tomorrow we will bring you back home" kata Cynthia, aku mengangguk setuju!.
"Uhm... I... I don;t know" sahutnya bingung, "It's okay, let me explain to your parents later" kata Cynthia langsung menarik tangan carie dan berjalan kemobil.
Mom sudah duduk dibangku samping supir, dan Alexa sudah ada dibangku belakang, ya dia lebih suka disana, karena dia bisa duduk disana sepuasnya, dia yakin jarangada orang yang mau duduk di bagian paling belakng.
"Hey Grey, how was your dinner?" tanya Mom, sambil melirik ke Carie juga tentunya.
"Oh mom, let me in please" shautku "Okay, sorry, come in Cynthia, and?" "Nicky Carole" sahut Carie
"Okay, come in Cynthia and nicky carole" "Just call him Nicky or Carole, mom" sambarku dari bangku tengah "But you Called him Carie Grey" selak Cynthia, "Shut up please?It's only for me, isn't right Carie?" dia mengangguk gugup."Okay, Hello Nicky, How was your dinner with Greyson?" tanya mom.
"It's Okay.." omongannya terputus, "Mom Lisa"sambung mom.
"Are you Greyson's Girlfriend?" tanya Alexa tiba-tiba dari belakang.
"No, but soon" sahutku terkekeh, sambil mencubit pipinya, dia balas mencubit perutku.
kami pun bercerita banyak, lebih banyak aku dan Carie, tapi saat mom,Lexa,dan Cynthia tertidur, Carie juga ikut tertidur, mungkin dia lelah, cantik sekali saat ia tertidur seperti ini, aku merebahkan kepalanya ke bahuku.
 _______________
It's 00.00am already, and we just arrived.
"Carie, wake up" bisikku ditelinganya, ternyata ia mudah bangun, dan langsung menuruti perintahku.
"Wherewe are?" tanya nya sambil membuka sebelah matanya. 
"Car, and you will sleep with Cynthia tonight, come on" dia menurutiku lagi.
lalu kami sampai didepan kamar.
"Hey, Nicky come on, here is my room, ini kuncinya kalau kau mau masuk, aku tidur duluan" kata Cynthia sambil menyodorkan kartu kamarnya untuk Carie aku masih menuntunnya perlahan-lahan, tidak mungkin ia sanggup berjalan, apalagi ia baru saja tertidur dan langsung ku buat terbangun. "You okay?" tanyaku
"I'm fine Grey, aku nggak papa kok, bisa jalan sendiri hehe" sahut dia sambil tertawa pelan.
"Okay,go to sleep. udah jam segini, maaf kalau aku hari ini ngerepotin"
"No Grey, I'm glad because I can dinner with you" kata dia meledekku "Kau ini! masih saja bisa meledekku" kataku mencubit pipinya yang chubby, dan mengecup keningnya. "what?" tanya dia.
"Good night kiss" sahutku sambil tersenyum. Get into your room, Mine is in frotn of yours" kataku
kemudian dia tersenyum, "Thanks Grey, good night" "Night"

Greyson Chance FanFiction: Please, Stay Here

___
Aku Greyson Chance, hmmm.. Mungkin beberapa dari kalian mengenalku?
Iya, aku berasal dari Edmond, Oklahoma, satu dari sekian kota yang terletak di Amerika.
Now, I'm Finishing my First album, Hold On 'Til The Night, you can call it HOTTN. did you have theAlbum?
aku baru saja menyelesaikan dan tentunya aku harus melakukan Tur ke beberapa Negara, dimulai dari negaraku sendiri, Amerika, Lalu dilanjutkan di Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Inggris, Toronto, Indonesia, Italy dan Berhenti di Perancis.
Umurku 16 tahun, aku sekolah saat Tur, kalian bisa membayangkan bagaimana rasanya? Mengasyikkan.
"Be Ready Boy, just 15 minutes left" kata Manajerku, Cynthia.
"How about toilet? I must go there" aku meminta.
"Ok, As soon as possible Grey!" Teriak Cynthia karena aku sudah berlari keuar backstage, tetapi.. Aku menbrak seseorang dan "Aww" ucap seorang perempuan, kurasa itu adalah orang yang kutabrak barusan, nampaknya aku menjatuhkan sesuatu dilengannya, ah sudahlah. Nanti saja.
**
15 menit lagi, 15menit lagi, 15 menit lagi, ucapku berulang-ulang saat keluar dari toilet, kali ini aku berjalan agak santai.
tiba-tiba seseorang menepuk bahuku dari belakang, ketika aku menoleh..
"Hey, you did hit me" katanya sambil tersenyum
"Uhhm, Okay I'm so sorry, I Was hurry" aku tersenyum kecil sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal.
"No Problem, but you dropped something" katanya, lagi-lagi sambil tersenyum.
"Oh ya? What?" aku bingung
"I Think this is Yours, because i don't have it" gadis itu mengeluarkan Sebuah kalung berbentuk bullet, ya my bullet necklace.
"Oh Yea! Thank you very much, Aku hampir saja lupa, beruntung kau masih disini dan menemukannya" kataku sambil berterima kasih.
"Ah sudahlah, tidak apa, bukankah sebentar lagi kau mulai naik ke stage, Greyson?"
Oh, wow gadis itu tau namaku,
"Do you know me?" tanyaku.
"Of Course, I'm one of your Enchancers there"
"Oh, halo Enchancer, Aku Greyson" aku memperkenalkan diriku.
"Yes, I'm already know it, I am Nicky Carole glad to see you My Idol" dia menjabat tanganku yang tadi tersampir, sambil tersenyum lagi.
"Kenapa kau tidak histeris Nicky Carole?"
"Can you just Call me Nicky? Or Carole? Or.. Anything" katanya sambil malu-malu
"Ohahaha, Sorry, how if Carie? Sounds good" usulku
"But No one call me Carie"
"It's okay, because I'm the only one who call you carie, and then... You haven't an answer about my question?"
"uh, ada sih, karena... Karena aku tidak ingin oranglain tahu kalau kau ada disini, bukan maksudku untuk bisa bicara berdua denganmu ya, tidak. Hehehe, aku hanya takut mereka terlalu fanatik denganmu, dan berbuat kasar agar kau mengingat mereka" katanya.
"Awww, thankyou sweetie, but it's okay, aku mengerti mereka kok, tapi aku juga tetap menghargai pikiranmu, karen aku yang meminta jawabannya"
"Kau sungguh pengertian Grey" katanya lembut.
"Uhm.. Really? Begitu juga denganmu, aku baru bertemu seorang Enchancer yang sepertimu, Carie"
"Grey... Bukankah kau seharusnya sudah di stage sekarang?"
"Really?Kalau begitu, bagaimana kalau kita kembali ke venue?" ajakku.
"Tidak Grey, tempatmu adalah di backstage, lalu on stage, sedangkan aku hanya di Row Green"
katanya sedih.
"Don't be sad, carie, kau bisa kok ikut ke backstage kalau mau"
"Kalau aku tidak mau?"
"Kau harus mau"
"Tapi Grey, kurasa ini sungguh tidak adil, bagaimana dengan Enchancers yang lain? uhm.. Maksudku, aku ingin bersama denganmu, tapi kalau ada Enchancer yang mengamuk? Aku mengkhawatirkanmu, Grey" dia mengucapkan itu dengan sungguh-sungguh, dia mengucapkan itu dengan matanya yang berkaca-kaca dan.. Setetes airmata membasahi pipinya yang chubby.
"It's okay sweetie, I'm fine, they aren't hurt me already, the love me too, like you do love me"
kataku sambil merangkulnya yang mulai menangis, dan mengajaknya berjalan bersama-sama ke backstage
I wish you love me more than I said.
Apa yang barusan hatiku ucapkan? Ahhh..... Tidak mungkin.
"I wish you know grey" katanya masih sambil menangis dalam rangkulanku.
"I... i can't stay with you in backstage, cause out there, So many Enchancers who loves you more than I do"
"No, no, no, don't compares yourself with anyone else" kataku sambil menatap wajahnya yang ia tutupi dengan telapak tangannya.
___
"Greyson! 5 minutes left! how long the toilet is?" someone yelled at me, itu Cynthia.
"Uuuuh,  Okay Cynthia, bisakah kau membawa gadis ini ke backstage?" tanyaku
"Baiklah, tapi cepatlah naik, sebentar lagi opening act akan selesai" aku mengangguk.
"Tidak, aku akan kesana bersamanya" kataku.
"Iya, baiklah, ayo, Hey girl, do you want to follow us?" tanya Cynthia,
"No, take me to Green area, Row 1 seat 15" katanya.
"Grey? Heard it?"
"Okay, aku menyerah, tapi aku mohon when the concert is end, i want to meet you again, here" kataku masih merangkulnya sambil menatap wajah carie yang sudah mulai membaik.
dan jawaban yang kudaptakan"Baiklah Grey, cepat naik keatas panggung, aku menunggumu disini, lakukanlah dengan baik, karena aku melihatmu dari kejauhan, semangat ya!" katanya sambil tersenyum.
"Baiklah" dan aku menjiwai jawaban itu, bersamanya, kami ke backstage dan dia diantar langsung oleh Cynthia ke Tempat duduknya.

___
*Nicky Carol POV's*
Aku tidak akan pernah mau bangun dari tidurku, seandainya ini mimpi. Aku melihat idola ku sendiri didepan mataku, bahkan aku berbicara dengannya, dan dia bahkan memaksa ku untuk ikut ke backstage bersamanya, bahkan, aku menangis di hadapannya, dan yang paling sulit untuk ku percayai: Aku jatuh cinta padanya, bukan lagi dengan seorang fans dan idolanya, tapi ini tentang 2orang yang saling lama mengenal, dan memiliki perasaan lebih, perasaan yang mutlak dimiliki oleh setiap insan manusia. 
Dan sekarang, aku melihatnya dari tempatku seharusnya, Green area. ini bangku ke3 dari pink,yellow,dan Green.
Dan ia mngajkku untuk bertemu lagi nantinya. 
Tapi, sudahlah aku harus menikmati konser ini dulu sendirian, karena ku tidak membawa satupun temanku, tapi disini, aku bisa tertawa dan menangis bersama-sama dengan keluarga baruku, Enchancers.
di seat 16, aku mengenal Rosie, yang ternyata satu sekolah denganku, di seat 14 aku mengenal Maryne yang ternyata rumahnya tidak terlalu jauh dari rumahku, dan masih banyak lagi kelurga baruku disini.
"Seandainya Greyson tau kalau kita ada disini ya" Sahut Rosie yang lebih ramai daripada aku dan Maryne,
"Iya, pasti aku akan tetap disini" kata Maryne, aku hanya tersenyum menanggapi keduanya.
"Are you okay Nicky?" Tanya Maryne, dan Rosie berbarengan, sambil berteriak, karena sungguh ramai disini.
"Canyou guys just enjoy the show? I'm Okay" kataku sambil tersenyum, kuharap mereka melihat aku tersenyum dan melupakan mta sembabku.
Waktu pun bertengkar dengan kami, kami tidak ingin menyelesaikan konser ini, mengakhiri moment dimana kami bia bernyanyi bersama dengan Grey.Tapi kami kalah dengan waktu,
Lagu Waiting Outside the Lines mengalun lembut bersamaan dengan dentingan-dentingan piano miliknya, dinamakan Encore...
Konser selesai, aku harus menepati janjiku. Janji dengan idola yang benar-benar menginspirasiku dari segala hal.
"Nicky, pulang bareng yuk?" Ajak Maryne.
"Ah, maaf Mar, aku ada janji dengan seseorang, kau pulang duluan saja, tidak apa sungguh, aku bisa pulang sendiri nanti" sahtku berhati-hati agar tidak ketahuan dengan siapa aku berjanji
"Tapi ini sudah jam Setengah sepuluh loh Nick,Rumah mu dan rumahku jauh dari sini, butuh waktu 1jam untuk sampai kesana, bahkan lebih,  How if your parents searching for you?" tanya Maryne, terdengar suara ke khawatiran dar ucapannya.
"Hah?Hahahahahaha Orangtua ku lagi nggak dirumah kok, santai aja, My dad is working on Netherland with my Mom Now, and I'm their one and only daughter"kataku tenang.
"Bagaimana kalau purang bersamaku saja, Mar?" kata Rosie tiba-tiba,
"Hei kau, darimana saja Rosie?"tanyaku dan Mary berbarengan, kemudian diiringi tawa.
"Aku baru saja dari toilet, bagaimana kalau kita kembali sekarang?"tanya Ros.
"I can't, I must meet with someone, because i have promise with him" kataku.
"Him? What did you mean? pacarmu ya?" Tanya Rosie.
"Wah, I don't know if you have Boyfriend, It's okay, we have to go, see you soon Nick, Byeee" kata Mery sambil menarik tangan rosie dan mereka melambai.
Aku harus cepat kembali ke tempat tadi.
Sudah jam 10, Sudah tidak banyak orang berkeliaran disini, I wish he don't wait me now, because I don't like waitin'...
"Carie" I know, His Voice
"Hey Grey, sorry I'm late, there's a little problem"
"It's okay carie... I, I need to talk with you"
"What?..."

a year ago

Heeeeyyy
Sekarang tanggal berapa?yap, 20 April 2013.
You guys remember something about APRIL,20???
Greyson was held a concert on 2012 in Indonesia, inget kan? inget dong, pasti.
waktu itu Grey kesini untuk Hold On 'Til The Night kan? Azzzzzz, ini setahunnya loh, ini setahunnya.
Waktu itu masih kelas 8 dan belum Ujian Nasional, sekarang udah kelas 9 dan sedang melaksanakan Ujian Nasional, Grey pengertian bangettttt.
Seandainya Truth be told part 2 juga udah rilis ya.
Patient guys, TBT sedang dalam penyelesainnya, banyak yang bilang kalo Grey bakalan buat sesuatu yang keren, jadi tunggu aja, dan pastinya, kalian udah tau kan if Greyson was decided to out from his old label, yay, jadi mungkin penyelesaian TBT nya juga agak lama, but we know it!
Yakin aja kalau Grey lagi bikin sesuatu yang terbaik, sesuatu yang beda, sesuatu yang baru, sesuatu yang special, sesuatu yang sesuatu gituuu, pokoknya harus yakin banget, percaya aja sama Grey, karena dia pasti tau mana jalan yang dipilih sama dia, dia pasti ngerti kalau Enchancers juga nunggu dia, yang paling penting, Grey harus jaga kesehatan, iya kan? we'll wait for you Grey, Nggak perlu terburu-buru nyelesain TBT2 nya, karena kita percaya kalau kamu pasti bikin sesuatu yang bakalan bikin kita tercengang, yang paling penting jangan lupa sama kesehatan diri kamu sendiri Greeeeyyy, Kita juga tau kok kamu itu pekerja keras, dengan kalau udah ngelakuin sesuatu itu pasti serius, jadi kita percaya sama kamu Grey. We'll wait you, soon... Forever! <3




ASJHDGSAJHFGSJAHGFUYAGJAHSJFHUKJESNTKJEHFIUSA...,.,.,.FMKAISJFIAHJFI
NGGAKBISA NGOMONG, GREYSON IMUT BANGET >W<

SELAMAT SATU TAHUN!

Selasa, 26 Maret 2013

Greyson Chance Fanfic: Secret admirer

Leila?
Yup, Dad ku yang menghadiahkan nama itu untukku. Leila william, sedetik sebelum aku menangis ketika keluar dari rahim seorang super wonderwoman, Mom.
Hari ini hari pertama aku bersekolah di Senior high school untuk kelas 2, aku menunggu dalam waktu yang cukup lama untuk meneruskan ke jenjang ini, mengikuti peraturan Pendidikan di kota tempat aku mengirup napas pertama kali sampai sekarang..

"Good morning Eryn" aku menyapa teman ku yang baru aku kenal saat masuk sekolah ini.
"Morning Leila, are you ready for today?"
"Of course, how about you?"
"Too excited, selain karena aku bisa kembali bersekolah bertemu dengan pelajaran Ilmu alam favorite aku, aku bisa melihat senyum kepunyaan dia yang terukir jelas di hatiku" Sahut Eryn panjang lebar.
"Hm, Cody Simpson?"
"Tentu saja!"
Cody simpson adalah Senior kami yang menempati kelas 3-2 tepat di sebrang koridor kelas 2.
"Greyson" Eryn sedikit berbisik melihat senior yang ku kagumi lewat... Teman dari Cody Simpson

Aku memandang ke arah yang dimaksud oleh Eryn,
Melihat dia yang melintas di dekat balkon depan kelas 2-1 kelas tempatku berada.
Mendadak, jantungku berdetak tak beraturan, seperti nyeleneh dari tugasnya, darah ku mengalir berdesir melihat tatapan mata cokelatnya yang tajam, kedua mataku enggan berkedip saat dia melemparkan senyum ke.. ke arahku? YA! DIA TERSENYUM! KE ARAHKU!
1...2...3... Hati ini milik dia seutuhnya, sudah satu tahun aku menyatakan diri sebagai penggemar rahasia Greyson.

"Leila? La?" Ery mengguncang bahuku.
"Ehm" aku berdeham kecil
"kenapa ryn?"
"bengong?"
"Hehehe Greyson ryn... he can make me paralyzed when I Loo him"
Ryn hanya menggelengkan kepala.

===w===

Bel pulang sekolah berbunyi sebelum waktunya tiba, karena ini hari pertama masuk.
aku dan Eryn keluar kelas berbarengan
Dylla senior ku menepuk bahuku.
"Are you Leila?"
"Yes, what happen?" aku mengangguk bingung
"Greyson waiting for you now, anya itu, dia menunggumu dikantin, baiklah, aku duluan ya, bye"
"bye"
Aku diam.
"Greyson nungguin kamu tuh. cepat sana temuin" Eryn memecahkan keheningan.
"heh? yang benar saja"
"Tadikan Dylla bilang sendiri ke kamu"
"Accompany me please?"
"heh?Greyson not waiting me!"
"Please Ryn..."

sedetik kemudian ia mengangguk.

dari kejauhan aku melihat Greyson melambaikan tangannya ke arahku. aku berusaha mengatur napasku yang bermasalah saat aku melihatnya.
"Hello, Leila!"
"Hello Greyson, kenapa?"
"Kamu ikut Pelatihan Piano ya?" Tanya Greyson.
"Iya, bagaimana kau tahu?"
"Hm.. Aku memang jarang hadir, aku kan ikut pelatihan juga"
"Lalu kenapa?"
"Aku mau mengingatkanmu, besok datang lebih awal ya"
"Kenapa?" Tanyaku bingung.
"Mrs. Kazy sedang berlibur bersama keluarga nya, jadi aku yang menggantikan dia"
"Tapi, besok jadwalnya aku belajar dirumah Grey"
"Oh ya? Baiklah, dimana rumahmu?"
Aku memberikan alamat rumahku.
"Baiklah, besok aku datang ya!"
"Iya" aku senyum gugup, malu.
"Kau mau pulang ya? Mau ku antar?"
"Tidak usah, aku bersama teman ku kok"
"oh ya? dimana dia?"
"ada di depan"
"Biarkan aku antar ya? Anggap saja sebagai permohonan maaf karena menyuruhmy datang awal padahal besok kau latihan dirumah"
"bersama teman ku ya?"
"baiklah"

==w==

 "Eryn! ini Greyson, Greyson ini Eryn"
mereka berkenalan.
"Tidak apakan aku pulang bersama kalian?"
"Maaf Grey, sepertinya aku tidak bisa, baru saja aku di hubungi kakaku, dia bilang akan kesini, jadi aku masih menunggunya, kalian duluan saja ya" Sahut Eryn.
Apa-apaan, kakak nya kan bekerja sampai sore
"Er?" aku bingung.
"ahh sudahlah kalian duluan saja, kalau kakak menjemputku aku bisa pulang"
"mmm.. tidak apa? baiklah" sahutku gugup.

"aku duluan ya Ryn, kamu hati-hati" sahutku
"aku juga duluan" sambung Greyson.
Saat jalan dan menoleh ke belakang, Eryn mengedipkan sebelah matanya, saat itu aku tahu maksud dia berkata akan dijemput kakaknya...

==w== Greyson's POV

Sulit ku percaya, aku bahkan Berjalan beriringan dengannya?Senyuman ini tidak bisa berhenti mengembang.
Perlahan aku menatap dia yang berjalan di smapingku. lagi-lagi... jantungku membuat ulah seperti meledekku.

"Rumahmu masih jauh tidak?"aku memulai percakapan.
"Tidak kok, masih kurang 5 menit lagi mungkin, kau lelah ya?"
aku menggeleng.
"Btw, Kamu suka bermain piano?"
"Suka sekali Grey! And you?"
Dia menjawab dengan Sinar mata yang kusukai, Warna Abu-abu dari Bola mata nya seakan menghipnotisku, membawa ku kedalam perasaan yang lebih dalam untuknya, aku sangat menyukaimu, Leila.
"Of course, Mereka adalah teman dan sahabat bagi jari-jariku, jiwaku seakan menyatu dengan melodi dari tuts hitam dan putihnya saat ku tekan"
"Indah ya.."sahutnya dengan senyum manis miliknya.

Seandainya kamu mengerti, sesungguhnya... Hati ini hanya menempatkan kamu sebagi penghuninya, Leila.

"Aku duluan ya Grey, ini rumahku, jadi besok kau kesini saja"
"Hmm... Baiklah"
Perih rasanya, ketika aku tahu aku harus berpisah dengannya.
"Take care Grey! see u tomorrow"
"See You leila!"

==w== Leila

Jadi barusan aku pulang dengan seseorang yang ku kagumi? Tidak mungkin, aku segera bercerita banyak kepada Eryn.
"Thanks Eryn!" aku akhirnya menutup pembicaraanku di telepon
"Hm, masalah kecil, jadi besok ia akan kerumahmu?"
"Of Course"
"Baiklah kalau begitu, silahkan atur napasmu yang sering bermasalah kalau ada dia"
"Aku menuruti saranmu Eryn, Byeee"
"Byeee"
Tidak lupa ku beritakan Kebahagiaanku kepada Jason, Sahabatku dari kecil
"Jasooooonnn" Aku menghambur keruang tamunya, ya rumahnya bersebelahan dengan rumahku.
"Kenapa Leila si anak manja?"
"huh" aku mendengus. aku memang sering ber-manja manja ria dengannya, karena dia sudah seperti kakaku sendiri, umurnya beda 1 tahun diatasku.
"I Came home with Greyson! I'm Very happy!!!!!!" aku langsung memeluk bantal yang ada di sofa
"Kok bisa? kamu ngebujuk dia pake cara manja juga ya? dia kan seniormu, hati-hati dilabrak lohh"
Jason menyebalkan sekali.
"Menyebalkan kau! besok dia akan kerumahku, melatih piano, you know?"
"Heh? Bukankah seharusnya Mrs. Kazy?"
"Yaaa, tapi dia sedang berlibur"
"Kalau begitu besok aku juga akan belajar bersamanya dong?"
Sial. aku lupa Soal Jason.

==w==

"Jasoooonnn, aku mohon jangan beritahukan hal ini padanya ya? kau kan orang baik"
"Ah, kau ini"
"Please Jasoooonnn"
Jason pun menanggapi dengan anggukan.
"Kau adalah orang yang paling baik!" Aku mencubit pipinya.

==w== Kamar Jason.

Jadi besok aku bertemu dengan Greyson? uuh, Okay.
Kita lihat saja permainan piano nya

==w== sekolah

"Eryn, tutupi aku ya, ada Alyssa dan Morgan"
"Apa? Siapa?"
"mereka orang yang suka sama Greyson"
"Kau yakin?"
"Iya"
...
"Kau Eryn ya? Teman dekatnya Leila bukan?" Lyssa angkat bicara.
"Dimana Leila? aku mau berkenalan nih" Sambung Morgan
"Uhm.. dia.. di..di..diaaa" Eryn tergagap.
"Ehh, itu dia, hai Leila, salam kenal" Alyssa mulai sok akrab.
Tampaknya dia melihat ponytail dari rambut Blonde milikku.
"Eh.. ha.. hai"Sapaku gugup.
"ku dengar, hari ini greyson akan kerumah mu ya?"
Tampaknya Alyssa lebih cerewet
"Iya, tapi.. hanya untuk mengajariku bermain piano kok" sahutku
"iya, gurunya leila gurunya greyson juga" Thanks Eryn, kau teman baikku!
"Tolong jangan ganggu pacarku ya, jaga dia baik-baik, udah sih gitu aja.. kamu tau kok akibatnya kalau kamu gangguin dia.. Bye" Alyssa dan Morgan pergi begitu saja

==w==

heh? jadi lyssa pacarnya greyson?
"Bener tuh katanya Lyssa?" tanya Eryn, aku menggeleng lemah. mendandakan ketidaktahuanku.

==w== 14.00 WIB.

"Leila! dimana Greyson? dia terlambattt" Jason! bisanya hanya menggerutu saja
"Sabar lah penggerutu, dia baru tahu rumahku kemarin"
"ohya?"
bel berbunyi. itu dia.
"Jason! dia datang"
..
"Hai Greyson"
"Halo Leila, ayo berlatih, itu siapa?" tanya greyson setelah melihat Jason.
"Jason, ohya kenalkan Jason ini greyson, greyson ini Jason"

==w== Greyson's pov

Jadi leila sudah memberikan hatinya untuk orang lain? Siapa dia? tampaknya harapanku cukup saja sampai disini.
Baiklah, aku harus bersikap biasa saja kepadanya, Meskipun hati ini masih berdetak untuknya, meskipun debaran jantung ini masih nakal saat dia ada didekatku, tidak sepantsnya aku mengharapkan dia, mengharapkan seseorang yang tidak mungkin untuk diharapkan, biarkan aku mulai belajar mengubur hati untuk Leila dalam-dalam. Biarkan aku tetap menjadi Pengangum rahasiamu, Leila.

==w== Leila

"Terimakasih untuk hari ini"
"iya baiklah, selamat melanjutkan latihannya ya Leila, Jason, aku pamit pulang dulu, Byeee"
"Bye Grey, Take care" sahutku.
"bye grey" sambung Jason.


Selasa, 19 Maret 2013

JKT48 FanFic : Two years later

'kling kling kliiiing'
Gelang yang sudah lama ku kenakan di pergelangan tangan ku terjatuh dengan sendirinya, tepat ketika melihat Inbox e-mail milikku dari dia.

*Besok, aku mau ketemu kamu, di tempat biasa*

E-mail mendadak itu seperti tidak mempunyai salah apapun, entah kenapa kamu selalu saja begitu, acuh memperlakukan aku.

aku meraih handphone genggam ku yang ku letakkan tidak jauh dari laptop tempat aku membaca e-mail tadi, menekan nomor-nomor di keypad nya yang berjejer rapih.
"Halo? shania? kenapa?"
"Halo, Hana? dia muncul lagi nih, baru aja aku dapet e-mail dari dia, katanya dia besok mau ketemu, males banget! mendadak banget" aku menceritakan hal itu to the point
"Loh, bukannya bagus ya? berarti dia ada insiatif buat ketemu kamu, mungkin ada hal penting yang mau dia omongin ke kamu"
"Ah, udahlah han, aku udah benci banget sama dia"
"Coba aja dulu Shan, mungkin kali ini dia mau seriusin sesuatu sama kamu"
"gaktau deh Han, aku benci dia! dia tuh nggak pernah bisa di percaya"
"Bukan gak bisa di percaya Shan, kamu nya yang nggak pernah ngasih dia kesempatan untuk mempercayai dia"
"Ahhh terus aku bales apa nih han? iya? atau nggak bisa?"
"Terserah kamu shan"

-www-

"Konnichiwa Hannachan, Lihat Shania?"
"Konnichiwa Ayu, nggak tuh, aku juga baru masuk kelas soalnya, kenapa?"
"Ini, tadi ada yang ngasih aku surat, tapi disuruh kasih ke Shania"
"Hai Ayu! Hai Hanna! kenapa nih?"
"Eh Shania, nih Ayu nyariin kamu"
"Konnichia Shania! nih ada surat buat mu"
Tidak perlui ditebak. aku sudah tau Pengirimnya! Genji! Seseorang pemilik jari manis ku
"Mmm, Arigato Ayu"
"Oke Shan, aku balik dulu ya ke Kelas!"
"Sip"

"Shan, gimana Tentang Refi?" Hanna memulai percakapan
"Aku bilang gak bisa, lagian aku males banget ngeliat muka melasnya, minta kesempatan, nyatanya nyakitin aku"
"Haha, terserah kamu deh Shan"

-www- Istirahat

"Shan! kamu dapet kiriman nih"
Sonya menyodorkan kotak bersampul cokelat kepada ku
"Dari siapa Nya?"
"Tau tuh, katanya sih namanya Re..re..refi!"
"oh, makasih nya"
"iya, sama-sama"

Aku mencolek Hanna yang asyik dengan gadget nya
"Han, dapet dari Refi nih"
"Buka aja"

Aku pun membuka kotak itu.
Surat.

Shan, sorry aku jadi kirim nya pake surat gini, soalnya e-mail aku belum dibalas sama kamu, 
aku bener-bener pengen ketemu kamu, aku mau ngomong sesuatu sama kamu, iya, tentang waktu itu,
aku masih bingung Shan, aku salah, aku tau kok.Balas e-mail ku ya. 
Refi.

"Shania Juniantha , kayaknya dia niat banget tuh mau ketemu lo! percaya deh sama gue! apa perlu gue anter?"
"mmm... iya deh Han, gue pinjem Handphone lo dong, mau bales e-mailnya"
"nih"

Iya. besok kita ketemu. disini.

Di halaman belakang sekolah, Lapangan Volly.

-www- besok-

"Shan, sorry ya, waktu itu.. aku nggak maksud nyakitin kamu." Refi embuka pembicaraannya
"Nggak maksud? terus? semua harapan-harapan yang kamu bilang ke aku mana? kamu bilang, kamu bakal ngejauhin Ransa, dia itu nyakitin kamu Ref! kamu sadar gak si? sekarang semuanya terlambat, aku udah nggak berphiak lagi sama kamu"
"Maksud kamu apa Shan? Maaf shan, sekali lagi maaf, Kamu juga waktu itu nggak ngasih aku kesempatan untuk ngomong kan? aku juga sadar kok kalo misalnya Dia nyakitin aku, cuma aku nggak mau nyakitin dia Shan, waktu it dia sakit parah, dan waktunya nggak lama lagi, akhirnya aku harus ngebuat dia bahagia deh Shan, maaf ya"

Maafkanlah Tuhan, ampunilah diriku ini yang tidak percayakan cinta Aku adalah wanita yang jahat, ah.

"Refi.. Waktu itu terlalu kejam ya"
"Maaf Shan, aku bodoh banget waktu itu"

Tapi pada jari manisku ada seseorang yang baru Sudah tak bisa kembali ke masa itu...ah

"Aku yang jahat Ref, aku nggak pernah ngasih kamu kesempatan buat ngomong sama sekali ya, mulai sekarang kita temenan lagi ya?"
"Tapi? Shan?"
"Mending kamu tanya Hanna"

Hanna pun menjelaskan, siapa aku yang sekarang.

"Makasih Han, makasih udah ngejelasin semuanya, tapi... Sekali lagi aku minta maaf Shan sama kamu"
"Kamu gak perlu minta maaf, ini semua cuma soal salah paham, dan ke egoisan aku, aku yang harusnya minta maaf sama kamu"

"Jadi, kita damai nih?" Refi menyodorkan kelingkingnya.
"Iya, kita akan terus berteman seperti ini ya, janji" ucapku sambil menyambut dan mengaitkan jari kelingkingku.

Sabtu, 09 Maret 2013

Justin Bieber - Right Here Lyrics Ft. Drake


Baby, I'm here, I'm here to stay I ain't going nowhere
I know you're scared cause you've been hurt. Baby, it's alright
Lost in your eyes every time that you look in mine, I promise to be all that you need
I won't leave you, baby. No, cause I just wanna love you
I would never ever put nobody up above you
I just wanna kiss you baby, I just wanna hug you till the end, baby till the end

And I'm right here, ain't nobody gotta hold you
Cause I'm right here, ain't nobody gon' control you
Cause I'm right, right here
I'm right here, I'm right here, I'm right here, I'm right here

Right here, right here, yeah
Right here, right here, yeah

Drake:
Say you'll be mine, say we'll be fine say we'll be together
Selfish of me to ask since I be the reason we don't last forever
Wish that you knew all that I do to make this thing go right
Promise to be all that you need
I won't leave you, baby. No cause I just wanna love you
I would never ever put nobody else above you
I just wanna kiss you baby, I just wanna hug you till the end, baby till the end

And I'm right here, ain't nobody gotta hold you
Cause I'm right here, ain't nobody gon' control you
Cause I'm right, right here

I'm right here, I'm right here, I'm right here, I'm right here

Right here, right here, yeah
Right here, right here, yeah

Drake:
And I say, good girl got her mind right she been raised right, being patient, I know you waiting
Waiting on a good thing, when the time's right you should let me get to know you, baby

I just wanna put it on you
If you want to, baby, tell me what you gon' do, girl
I can make you feel perfect, girl you're worth it
I just need to see you work it, girl

And I'm right here, ain't nobody gotta hold you
Cause I'm right here, ain't nobody gon' control you
Cause I'm right, right here

I'm right here, I'm right here, I'm right here, I'm right here


Right here, right here, yeah
Right here, right here, yeah
Right here, right here, yeah, yeah, yeah, oh, oh, yeah

Kamu, yang seharusnya tau semua.




Kamis, 07 Maret 2013

Nothing Like Us - Justin Bieber Lyrics


Lately I've been thinkin', Thinkin' bout what we had,
I know it was hard, It was all that we knew, yeah

Have you been drinkin' To take all the pain away?
I wish that I could give you what you deserve

'Cause nothing can ever, Ever replace you.
Nothing can make me feel like you do, yeah.
You know there's no one I can relate to.
And know we won't find a love that's so true

There's nothing like us,
There's nothing like you and me,
Together through the storm.
There's nothing like us,
There's nothing like you and me,
Together, oh

I gave you everything, baby, Everything I had to give.
Girl, why would you push me away, yeah?
Lost in confusion, Like an illusion,
You know I'm used to making your day

But that is the past now, We didn't last now,
I guess that this is meant to be, yeah
Tell me, was it worth it? We were so perfect.
But, baby, I just want you to see

There's nothing like us,
There's nothing like you and me,
Together through the storm.
There's nothing like us,
There's nothing like you and me,
Together, oh

There's nothing like us,
There's nothing like you and me,
Together through the storm.
There's nothing like us,
There's nothing like you and me,
Together, oh.

Selalu akan ada kebahagiaan dalam hidup

Do ya believe with the tittle? I beliveive, sometimes.
But I Believe if someday God Will give the happines for you, but we don't know when, because God have the best plan for his followers, Percaya? I do Believe! 

sometimes God will give you 

Day

Karena Dia tau kamu pantes untuk dapet Hari-hari yang Indah, Because God knows when the right time comes for you, because God Knows everything about you, bahkan segala sesuatu yang kamu nggak tau tentng diri kamu, God Knows.

You Guys know if God is Very fair, everyone know.
So if God Gives you a worst day, there's a beautiful day, Just Believe in Your heart!

The Important thing you must do to get the happiness or a beautiful day is...

SMILE



Karena senyuman adalah lengkungan yang melurukan masalah,
Karena senyuman terlihat indah jika terukir di wajah kalian, seberat apapun masalah atau hidup yang kalian hadapi, 
kalian harus tetap tersenyum*halah

yaaa, meskipun terkadang yang namanya tersenyum itu juga terasa berat, tapi Yakinlah If God Will give you best!







Thankya :)

Rabu, 06 Maret 2013

My Favorite One


My previous post

Sorry,

Saya nggak lagi kesel sama siapa-siapa kok, cuma sekedar inspirasi buat posting aja di blog,
ngepost tentang haters, bukan berarti saya lagi ada masalah^^
saya bahkan nggak tau haters saya itu siapa,

Nggak semua yang saya tulis itu mengenai saya, dan nggak semua yang saya tulis itu mengenai orang lain,
saya bilang nggak semua ya, jadi mungkin ada yang beberapa? seperti, terinspirasi dari teman-teman saya?
tapi kan itu hanya terinspirasi bukan menceritakan mereka, atau pun kalian,
dan juga tidak semua yang kalian baca itu menceritakan kalian, mungkin mirip atau terinspirasi  iya,
just keep positive thinking guys! it's about my world, your world^^


Thanks for your understanding :)

Haters will hate just do what you want

Haters, they hate you just because you're not fake.
they hate you because you can do something better than them, they hating on you because you original!

and this one special for you, our haters


Quote of today


Actually, Life is just like riding a bicycle if you don't want to fall and hit the ground,
you can't look back, just staring what will happen in front of you :) - Me

Minggu, 03 Maret 2013

JKT48 FanFiction: Ekor Malaikat.

"Gab! ayok ke lapangan basket!!"
seseorang dengan semangatnya mengajakku ke Lapangan basket
"sssst, jangan berisik, ini perpus ay,lagian mau ngapain? abis ini kita ujian fisika, aku mau disini aja"
"Dia lagi main tau"
kali ini ayana merendahkan intonasi suaranya, seperti berbisik.
"ah, serius kamu? bukannya dia jagoan futsal?"
"kamu ketinggalan berita banget sih Gab, dia juga jago main basket, ayo, mendingan kita liat langsung deh, dia jagoannya Three Point!"
hm.. aku menimbang-nimbang, semenit kemudian aku dan Ayana melesat ke lapangan basket.

"Ayana! iya dia beneran jago basket ya?keren banget!"
aku tersenyum melihat sang Adam pujaanku memasukkan Basket ke Ring dengan gaya Three Points (yang katanya dia pintar menggunakannya)
"nggak percuma kamu dateng kesini gab!"
"iya ay, malahan aku berharap abis ini free time dan kosong dari ujian Fisika yang bikin mumet"

"Gaby, ayana!"
itu suara beby, si jago matematika.

"hei beb!" sahutku dan ayana berbarengan.

"Aku tau, kamu pasti lagi ngedukung dia kan, Gab? bener nggak ay?" tanya Beby sambil melirik ke dia, jagoan basketku.

Ayana mengangguk.

"ssst, diem deh nanti kalau ada orang lain yang tau gimana?"
"ups, maaf Gab"

Peluit panjang berbunyi, pertanda pertandingan berakhir.

"Congrats ya Gab, jagoan kamu menang tuh, mau ngasih ucapan ke dia nggak?"
Ayana menawari ku.

"hehe, nggak ah ay, malu, kamu aja sama beby disana, aku nunggu disini aja"
"Bener nih gab? yakin nggak nyesel? ini kesempatan bagus loh, ikut aja yuk!" ajak beby.
"nggak beb, aku disini aja"

Beby dan Ayana pergi untuk mengucapkan selamat kepadanya. dan aku menunggu mereka disini, mataku mengekori sosoknya, sosok yang tinggi, keren, yang mungkin tidak mengetahui seseorang disini sedang memandangnya

Jika kau sadar akan pandanganku pada dirimu, Jantungku pun berdegup kencang dan akan meledak


"Gaby! ayo balik ke kelas, kita udah ngucapin nih, rame banget disana, kita hampir aja di kacangin sama Adit"
"hehehe, makanya aku nggak mau ikut, aku takut"
"Gab Gab, aneh banget sih kamu"sahut ayana.
"yaudah yuk ke kelas, abis ini kita ujian Fisika"
"yuk"
=======================================================================

bel pelajaran terakhir pun berbunyi aku berlari menembus kerumunan manusia yang menjadi lautan didepan kelasku,
berenang mencari jalan keluar agar sampai ke gerbang paling cepat, hanya untuk melihatnya.

"Ayana, lihat Gaby?"
"Nggak, aku juga lagi cari dia, tapi udah keburu kabur, kenapa Rena?"
"Buku Gaby tertinggal di atas mejanya, aku ingin kembalikan, atau bisa minta tolong kamu?"
"boleh, nanti kalau aku bertemu, ku sampaikan ya"
"iya, terimakasih ayana"
"sama-sama Rena"

"Gaby! nih"
Shania menyodorkan pulpen yang ada di genggamannya kepadaku, hm. Sepertinya aku kenal.
"Gab! kok bengong sih? Ini pulpen lo, tadi lo lari dari kelas gue liat ini jatoh dari tempat minum lo"
"ohiya, makasih ya Shan! belom pulang?"
"sama-sama, tuh gue udah dijemput, lo sendir?lagi nungguin Adit ya?"
"Shaniaaa,lo frontal banget sih" aku berbisik.
"hehe sorry gab, gue duluan ya, bye!"
"bye"

Adit! itu dia! membawa tas selempang yang sewarna denganku, cokelat.
"Gaby, Adit tuh!"
itu... suara Ayana,
ku cubit saja pipinya,
"ayana bisa nggak diam? nanti kalau kedengeran kakak kelas yg lain gimana?"
"ehehehe, maaf gab, abisnya kamu aku cari-cari daritadi, ohiya nih buku dari rena"
"duh, makasih ya aku nggak ingat!"
"ah, yang kamu ingat mah Adit doang"
oi ya, adit, kemana dia?

Cinta bagaikan ekor malaikat yang nakal, Kabur dengan lembut tak tahu kemana

itu dia!  ehm. dia, dan seorang cewek disampingnya, yap aku kenal sekali, itu kak Melody, kakak kelasku, teman dekatnya Adit.

Karenanya aku berpura-pura tidak suka, dan aku pun menjadi bersikap dingin.



"hai gab, udah lama nggak ketemu kamu, gimana ekskul musik?masih jalan?" kak melody menyapaku
perhatianku terpusat pada Adit, yang lagi-lagi menghilang di kerumunan manusia.

Cinta bagaikan ekor malaikat yang plin plan, gerak kesana-sini susah ku tangkap.

"hai kak imel, masih kak"
aku berusaha menahan intonasi suaraku agar tidak terdengar seperti jealous atau envy, atau apapun, bagaimanapun, aku tidak berhak.
"yaudah kalo gitu, Aku balik duluan ya gab!"
"iya ka, hati-hati"

aku melihat Melody memunggungi ku, melakukan pekerjaan yang sama sepertiku: mencari Adit.
dan yap! ketemu.....

Mengapa perasaanku jadi berat begini, Ku ingin bertanya pada awan putih.


"Sabar ya gab!"
ayana mengelus pundakku
"biasa aja Ay, kenapa harus sabar sih? Adit bukan siapa-siapa gue kok!" haha.
"Suatu hari adit pasti akan sadar Gab
"hm.. udahlah ay, gausah dipikirin, pulang yuk?"
"ayuk"

Suatu hari arah angin akan berubah, Hingga kebetulan kau lihat kesini, 
ku akan menunggu di tempat ini
Hingga keajaiban munculnya Pelangi.



Kamis, 07 Februari 2013

The Son Asked His father for some money

The man came home from work late again. He felt very tired, his 5 year old son waited for him at the door
Then the boy asked
"Daddy, May I ask you a question?"
"Yeah, sure, what is it?" replied dad.
"Daddy how much money do you make an hour?"
"That's none of your business! what makes you ask such a thing?" daddy said angrily
"I just want to know. please tell me, how much do you make an hour?"Ppleaded the little boy.
"If you must know, i make $20.00 an hour"
"oh" the little boy replied, head bowed, Looking up he said "daddy, may i borrow $10.00 please?"
"if the only reason you wanted to know how much money i make is just so you can borrow some to buy a silly toy or some other nonsesnse, then you'd better go to your room and go to bed, Think about why you';re being selfis. i work long, hard hours everyday and don't have time for such childish game" Daddy said very angry,
The little boy quietly went to his room and shut the door.

after an hour or so, the man had calmed down, and started ti think he may have been a little hard on his son. The man went to the door of the little boy's room and opened the door
"Are you asleep son?"he asked
"No daddy, i'am awake" replied the boy
"I've been thinking, maybe i was to hard on you aerlier, it's been a long day and i am very tired and say something rude yto you, here's that $10.00 you asked for"
The little boy sat straight up , beaming,
"Oh thank you daddyy!" the boy yelled.

Then, reacing under his pillow, he pulled out some more money, The man knowing the boy already had money, started to get angry again.
The little boy slowly counted out his money then looked up at daddy.

"Why did you want more money if you already had some?" the father grumbled.
"because i didn't have enough, but now i do" the little boy replied.
"daddy, i have $20.00 now, can i buy an hour of your time?"

the man couldn't speak for a moment and finally realized his mistakes. he spent too much time to work.
He did't have much time for his son with eyes full of tears, he hugged his on and asked forgiveness.

Children need not only money, but also time to share.

Selasa, 05 Februari 2013

Waiting Outside The Lines. (Short Story)

"You never enjoy your life livin' inside the box you so afraid of takin' chances how you gonna reach the top?"
Alunan musik dan suara Merdu milik seorang pria tampan mengalun perlahan di telingaku,
sebuah lagu Dari Greyson Michael Chance, Seseorang yang menjadi Inspirasi ku,seseorang yang berbagi kisah hidupnya dengan kami, Enchancer, Seseorang yang tidak suka terhadap kekerasan atau bullying.

"Hey, are you day dreaming?"
"No, I'm not"
"Do you thinking about Greyson?"
Aku mengangguk Lesu.
"Alea, Greyson is Very Impossible for you, Gak mungkin kamu bisa kenal dia, dia aja bahkan nggak kenal kamu, dia bahkan nggak tau kalo kamu ada"
"vi..."
"Maaf al, nggak maksud.." Silvi merasa bersalah
"Nggak kok, but what you said is right, Greyson doesn't know i'm exist"
"nggak gitu al, maksud aku, Ngapain sih kamu setiap jam istirahat ngelamun terus mikirin Greyson,Baru dateng ke sekolah, duduk dibangku mikirin Greyson setiap jalan pulang, ngelamun terus mikirin Greyson, sebentar-sebentar Greyson, bahkan headphone yang lagi kamu pasang pasti lagi mainin lagunya Greyson" Selak Silvi panjang lebar
"hahahahahahahahaha kamu salah vi, Aku..."
"kamu lagi mengapresiasi karya-karya nya dia?"
"iya,hehe.."
"Alea, denger ya, kamu tuh selalu aja kayak gitu, kamu selalu nunggu dia, kamu selalu waiting outside the lines, tanpa pernah ngelakuin apapun, kamu terlalu takut untuk mencapai sesuatu Al, kamu diem aja, gimana kamu mau ketemu? gimana kamu mau dateng ke Konser nya Grey?makanya mending kamu ngelakuin hal berguna dulu, baru kmau tunjukkin ke semua orang kalau Greyson harus tau kamu ada.."
"Hehe, gitu ya Vi? okedeh, selama ini aku memang terlalu Waiting Outside The Lines ya?.. Hm, Mulai sekarang aku akan coba ikutin saran kamu, Makasih Vi"

I'm here to help you notice the rainbow Cause I know, What's in you is out there.



Senin, 04 Februari 2013

Manusia di dunia ini bukan cuma lo.

"Putri!"

Seseorang meneriakkan namaku, ya akulah pemilik nama itu.
Dan pemilik suara itu, aku tau siapa orangnya!
"Hei Jeng! Kenapa?"
"Sebentar lagi mau ada lomba Drama nih! Ikut yuk?"
Ajeng, temanku di kelas dan sekolah baruku ini,
ya aku adalah siswi kelas 10 diSMU Global Persada internasional,
Ajeng adalah salah satu penggila Drama, sama sepertiku.

"Lomba drama?Lo tau darimana?"
"Tadi gue baca di Mading Kalo gak percaya mending lo liat deh"
"Siapa yang ngadain?"
"yaudah deh biar detail liat di mading aja yuk"
"yaudah deh, yuk"

 For Celebrating the 45th anniversary of school
We Are From 'Drama' 's club will present a 
Musical Drama.
We Need 30 Others from You guys!
Let's Join Us ,
Meet: Sendi 
on: Monday-Thursday: 13.00-15.00
We pick best, It would be great With you guys! 
Thanks for your participants

"Gila lo Jeng! Ini untuk Ulangtahun sekolah kan?"
"Iya Put, Seru kan?Gabung yuk"
"emang lo kira saingannya sedikit?gak mungkin jeng, pasti banyak kelas 11 dan 12 yang tertarik ikut,secara lo tau sendiri how big this event!"
"ya tapi kan kita gaboleh pesimis dulu puttttt, lagian kenapa sih kelas 10 di semester masih belom boleh ikut ekskul ini?"
"mana gue tau" sahutku sambil mengangkat bahu

"Gue tau kenapa"
sahut suara manis itu, ya benar sekali, suara Sendi, Sekertaris dari Club Drama, anak kelas 11 IPS-2
kami terdiam.
"kalian tuh masih terlalu labil untuk ikut yang beginian! jadi kalaupun kalian mau gabung, kemungkinan diterimanya tipis banget, selamat bermimpi deh ya kalau mau diterima~ bye"

huh. angkuh sekali.

"Sok banget lu jadi orang! lagian siapa juga yang pengen ikut acara kayak gitu?!"
aku berteriak.
"Cukup put, gue mau! ntar gue jadi gak bisa keterima! lu kenapa sih? bukannya lu juga suka Drama ya?
dari dulu lo selalu ikut kalau ada pementasan drama"
"dulu Jeng, semenjak detik dimana dia ngucapin kalimat itu, gue jadi ilfeel pengen ikut club drama"
"Gaboleh gitu put! jangan gara-gara haters, mimpi lo jadi terhalang justru harusnya lo buktiin ke dia kalau misalnya lo mampu!"
Ajeng terduduk.


"hmm jadi gue salah nih Jeng?"
Aku mendapat sebuah anggukan dari Ajeng.

"Maaf ya, okedeh kalau gitu, gue ikut. gue yakin gue bisa bangkit, gue yakin gue bisa kalau gue mau, gak peduli siapa dia, walaupun kemungkinannya emang kecil banget"
"Lo percaya kata-kata dia put?"
ajeng berbicara serius kali ini
dan aku balas dengan anggukan yang penuh keraguan.
"Bodoh! Memangnya dia siapa?"
"Dia itu sekertaris Club besar itu Jeng! cantik, eksis! banyak yang kenal dan pasti banyak yang dukung!"
"Gak selalu yang cantik&eksis bisa menang Put!"
"masa sih?terus,kenapa dia bisa jadi sekertaris?emang selama ini lo udah pernah liat prestasi dia di club itu?"
"belumsih.. tapi gue yakin, keadilan emang selalu membela yang benar kok, lo tau kan? Dimana aja Yang namanya Jagoan itu selalu dateng terakhir put, Senin besok kita daftar, gue gak mau tau, pokoknya lo harus ikut, gue kenal elo bukan sehari-2hari yang lalu put, gue tau lo bukan cuma nama, gue tau lo&hati lo,kita udah sahabatn lebih dari 10tahun, masih mau ngebohongin gue?atau lo masih mau gak percaya sama gue?"

"Iya Jeng, gue ikut!" aku memantapkan diriku.

Ajeng memelukku, aku membalas pelukan hangat itu.

Senin, 30 Oktober.
"Kak, saya mau daftar" Ajeng memberanikan diri memasuki ruang Club tersebut.
"Ohhh Anak baru belagu mau ikut ya?" Sahut Sendi
"Kak, saya kesini mau daftar, bukan untuk cari ribut, maaf kak jangan cari gara-gara duluan, jangan manfaatin kedudukan kaka untuk ngebully kita"balas Ajeng.
"Oh, oke siapa nama lo?"
"Ajeng Kirana"
"Lo,anak jangkung, siapa nama lo?"
Sendi mengarahkan pandangannya ke arahku
"Sorry, lo emang belum tau nama gue, tapi bisa gak lu sopan sedikit?semena-mena lu ya!"
"Lo bisa gak sopan sama senior lo?"
"Lo gila Hormat ya?"

"CUKUP!"Ajeng melerai.

"Gue Putri Diana"
"Gitu kan gampang put" kata Ajeng,
"oke, kalian gue terima sebagai peserta, testnya Sabtu pagi jam 8, gaada telat" kata sendi sinis
"Yaudah kak, maaf ya tadi sempet bikin keributan kecil, kita permisi dulu"Sambung ajeng

"Ya" jawaban judes itu keluar lagi dari mulut Sendi, minta dihajar banget!


Sabtu,4 November

Aula SMU Global Persada internasional, pukul 08.00 pagi.
Seorang cowok berjambul lumayan keren, berdiri diatas Podium yang biasa digunain sama kepala Sekolah/guru buat nyampein amanat atau apapun~
"Yaudah, semuanya udah pada ngumpul kan? oke kalo gitu, kenalin nama gue..."
"Sorry Dik gue telat!" suara seorang perempuan menyahut dari luar ruangan yang kemudian memasuki ruangan ini.
Huh Sendi. Bilangnya jangan telat, tapi apa? Plinplan.

"Plinplan lo ka!"
aku berteriak.
"Put! gila lo ya? mau gak lulus test?mau gak ikut Drama?"
"Di Dunia ini yang manusia tuh bukan cuma dia Jeng!"

"Siapa tuh yang barusan ngomong?buat gue?pengecut lu beraninya dari belakang!"
Duh, Sendi gila, teriak-teriakan.

"Sorry kak, itu tadi buat saya"
Lagi-lagi Ajeng jadi Pahlawan.

"Udah udah cukup, mending kita lanjutin aja, Sendi, lo urus bagian kostum, sana cepet!"
"i..iya dik"

"Oke,lanjut ya, jadi buat lo yang belum kenal gue, kenalin nama gue Andika, gue kelas 12- IPA2. Jabatan gue disini Ketua, yup gue ketua dari Club Drama, dan pementasan kali ini, Club kita butuh 30 orang, seperti yang tertulis di brosur, daaaan dari data yang diserahin ke gue, tercatat ada 150 orang yang minat, kalian minat kan?maka dari itu, kami dari Club Drama, sengaja memilih, karena ini ruangannya gak cukup kalau dipake untuk 150 orang, dan seperti kalian tau, pendaftaran di tutup hari Selasa kemarin, gak jadi sampai kamis, jadi yang terdaftar hanya 50 orang, 100 nya lagi udah di disc dengan alasan keterlambatan mendaftar, Jelas?jadi nanti lo semua bakal di test sama Gue sendiri, dan anggota club yang lain, silakan diliat siapa yang bakal ngetest kalian di daftar yang udah di pasang di pintu, thanks, ada pertanyaan?"

"Saya kak" Ariaty, aku gak begitu akrab sama dia, tapi aku kenal, dia kelas sebelah. kelas x dan berani?wow.
"iya, siapa?"
"Saya Ariaty ka, dari kelas X, kenapa pendaftarannya ditutup secara mendadak kak?"
"kita nggak nutup pendaftaran itu secara mendadak, tapi memang senin sore kemarin udah ada perubahan, dan ditutup hari selasa, mungkin lo belum liat Mading ya? Mending nanti lo liat deh ya"
"oh..iya kak, makasih"

Andika cuma ngangguk doang, keren sih, hehe.

"Ariaty, Anak X-3 ya?" Aku menegurnya
"Iya hehe, kenapa? maaf, lo siapa ya?"
"kenalin, gue Putri, anak X-2"
"ohh, kenapa put?"
"gapapa, salam kenal ya"
"iya put, seneng bisa kenal lo" dia tersenyum, cantik.


"Lo ditest sama siapa Jeng?"
"..........." gak ada jawaban,
"Jeng, i say lo ditest sama siapa?"
"s...s...sama.... Sendi,tapi dia ditemenin sama anak club yang lain, Intan."
"kok nervous gitu sih jeng?Optimis dong ah! kan elo yang ngajarin gue supaya optimis, satu yang harus lo inget, 'manusia di dunia ini bukan cuma sendi' berdua gini kan?lagian gue juga yakin kok suaranya dia masih kecil dibanding senior-senior yang lain, semangat ya jeng!, btw gue mau cari gue dulu ya"
Ajeng mengangguk lesu

Putri Diana: X-2 : Andika

Mimpi apaan nih?dapet test sama Andika?yipiiiiy!
"Jeng!!!!!!! gue di test sama ka Andika!"
"cie cie, gbetan baru?"
"enggaklah! gue tetep aja ngefansnya sama Kemal Palevi:p"
"iyaudah deh iya, kita pisah dong put?"
"gak seru nih, pasti ulahnya.."
"Sendi" sahut ajeng.

"Yaudah see you jam 12 nanti ya Jeng!Goodluck"
"See you put! goodluck too"

"Hey, putri, lo disini?"
"Eh Ariaty, iya lo juga sama ka Andika?"
"Iya nih, padahal gue maunya sama Ka Fauzi, btw jangan panggil gue Ariaty, panggil aja Ari"
"Oke, i call you Ari, kenapa emang?"
"yaa soalnya dari pembawaannya asik aja, seru anaknya, gak nyangka bisa satu tempat test sama lo put"
"iyaya ri, nomer berapa?"
"19, lo?"
"10, yah beda 9, okedeh semoga beruntung ya.."
"lo juga ya put!" lagi-lagi ari menyertakan senyumnya yang indah.

"Putri Diana, Ada gak?"Suara bass milik Andika terdengar di gendang telingaku
"saya ka"
"sini"

====================================================
"Lo yakin mau ikut acara Ulangtahun sekolah ini?"
"yakin lah kak,saya suka drama,saya juga emang minat banget. kalo nggak, ngapain saya daftar?"
"haha, pertanyaan tak berbobot milik gue, kenapa lo jawab serius?"
"karena saya ikut ini serius kak, bukan karena ikut-ikutan doang!"
"oke, tunjukkin kalo lo bisa!"

Akupun menunjukkan kemampuan ku bermain Drama, yaaa
orangtua ku keduanya bertemu saat pementasan Drama di SMA mereka, Ayah ku seorang Senior yang mengurus Drama, dan ibu ku seorang junior yang mati-matian ingin bergabung bersama di Club.

"Lo Jahat banget ya! Tega lo! Selama ini lo tuh udah gue anggep sahabat tau gak? Lo sendiri kan yang bilang ke gue kalo kita juga udah lama sahabatan! tapi kenapa akhirnya malah kayak gini? kenapa lo selalu pergi disaat gue butuh lo! apa lo gila?giliran lo butuh apapun, lo dateng ke gue! terus aja manfaatin gue! terus!.. udah kak"
"Good,pengumumannya Senin besok ya Put" Ka Andika Tersenyum..
"Makasih ka" Aku membalas senyum manis miliknya, dengans senyumanku.
====================================================

"Ajeng Kirana"
"Saya ka"
"untung aja lo gak sama temen lo ya di ruangan ini"
"udah deh kak, saya kesini mau main drama, kaka tuhya kayaknya seneng banget cari ribut duluan deh, saya tau saya emang junior ka, tapi kaka sadar gak?setelah lkaka lulus dari SMU ini kaka juga bakalan jadi Junior lagi di Kampus yang kaka daftar! Karma is on working kak, be careful"
"Cara lo main drama keren jeng" Intan menyahut.
"eh kak, saya belum mulai.."
"Tapi gue suka, hasilnya besok senin di Mading ya" Intan tersenyum, lengkap dengan pipi Chubby nya.
"Makasih kak, kalau gitu saya permisi dulu"
"iya,silahkan"

"Sinting lu ntan!"
"lu yang sinting sen, Dia tuh kesini mau daftar, mau ngebantu Club, bukan mau diributin atau mau cari ribut, udah ah gue juga kesini mau ngurus Club, bukan mau ngadu bacot sama lo"

Ruang Club Drama.

"Tapi gue gak mau 2anak itu diikut sertain!"Sendi angkat bicara.
"Lo ada masalh apa sih Sen dama Putri&Ajeng?Masalah Pribadi? Profesional dong Sen! ini club, bukan ajang atau event buat main tenar-tenaran, ini ajang atau event untuk sharing, berbagi ilmu, meskipun lo ada masalah, lo profesional, lagian siapa elo disini?"sahut Intan.
"Sorry, Intan, Sendi, Cara kalian berdua salah, bukannya gue ngerasa yang paling bener atau apa, tapi cara kalian kuno, Sendi, lo gak mau mereka berdua masuk, padahal lo belum liat cara mainnya yang satu, dan mungkin aja lo ada masalah pribadi sama mereka, lo salah, tapi disisi ini, Intan bener, karena bilang lo harus profesional gue setuju sarannya intan, dan elo intan, lo salah karena lo bawa-bawa jabatan bisa dikutip dari ucapan lo barusan 'lagian siapa elo disini?' secara tersirat menunjukkan kalo elo nanya kedudukannya dia kan? sedangkan Sendi cukup berkedudukan disini, dia sekertaris, oke, gue bukannya ngerasa paling bener atau gimana, tapi kalian berdua salah&kalian berdua bener, gue gak suka dibilang plinplan, tapi kalian berdua punya sisi positif&negatifnya masing-masing, gimana?" Fauzi menjelaskan panjang lebar
"Gue setuju Fauzi" Jawab Andika.
"Gue juga"
"gue setuju banget" sahut suara-suara yang lainnya
"So, gak ada alasan buat nggak mengikut sertakan mereka, masa cuma gara-gara 2 orang cewek kecil kelas X sampe ribet gini masalahnya?Gue gak suka ya sampe ada kejadian kayak gini, btw Thanks Zi udah ngelerai,udah fix kan 30 orang itu siapa aja?kalo gitu, mending kita udahin aja daripada kelamaan dan makin parah,iya gak? thanks buat semuanya yang udah hadir, semoga sukses acaranya nanti"

====================================================

Senin, 6 November.

"AJENG!!! KITA KETERIMA!!!!!!! BENERKAN KATA GUE? SENDI TUH GAK BAKALAN BISA BERKUTIK! KITA BERHASIL JENG! MAKASIH YA BUAT SEMANGAT YANG ELO KASIH KE GUE!"
"Iya put, kita berhasil, woles put wolessss, kita belum tau peran kita apa, emang ya manusia tuh bukan cuma Sendi doang, dikehidupan ini selalu seimbang, ada cewek ada cowok, ada baik ada jahat, kalau nggak ada orang yang baik, gak akan tercipta orang jahat, begitu juga sebaliknya, akhirnya Put!"

Puk.
Seseorang menepuk pundakku

"Ari!! gimana lu diterima nggak?"
"Iya put!aku diterima, lo juga pasti diterima ya?"
"iya, btw kenalin nih Ri, Ajeng, sohib gue!"
"Ajeng ini Ari"
"Hai Ari, gue ajeng X-2"
"Hai Jeng, Nice to meet you" lagi-lagi dibuntuti senyumnya.
"btw, gue duluan ya mau ke perpus"
"ohhh iya ri, hati-hati ya hehehe" sahutku&Ajeng

"Apa gue bilang Jeng? Manusia bukan cuma Sendi doang" lengkap dengan senyum yang terukir indah dari bibirku.